Prof. Suyanto, Ph.D. “Tantangan Profesionalisme Guru dalam Implementasi Kurikulum”

Karakteristik KurikulumĀ 2006
  • Standar Isi ditentukan terlebih dahulu melalui Permendiknas No 22 Tahun 2006. Setelah itu ditentukan SKL (Standar Kompetensi Lulusan) melalui Permendiknas No 23 Tahun 2006
  • Lebih menekankan pada aspek pengetahuan.
  • Di jenjang SD Pembelajaran Tematik Terpadu untuk kelas I-III
  • Jumlah jam pelajaran lebih sedikit dan jumlah mata pelajaran lebih banyak dibanding Kurikulum 2013.
  • Standar proses dalam pembelajaran terdiri dari Eksplorasi, Elaborasi, dan Konfirmasi
  • TIK sebagai mata pelajaran
  • Penilaiannya lebih dominan pada aspek pengetahuan
  • Pramuka bukan ekstrakurikuler wajib;
  • Penjurusan di SMA baru dimulai kelas XI;
  • BK lebih pada menyelesaikan masalah siswa
Karakteristik Kurikulum 2013
  • SKL (Standar Kompetensi Lulusan) ditentukan terlebih dahulu, melalui Permendikbud No 54 Tahun 2013. Setelah itu baru ditentukan Standar Isi, yang berbentuk Kerangka Dasar Kurikulum, yang dituangkan dalam Permendikbud No 67, 68, 69, dan 70 Tahun 2013
  • Penjurusan dan Peminatan mulai kelas X untuk jenjang SMA/MA
  • BK lebih menekankan untuk mengembang-kan potensi siswa
  • Aspek kompetensi lulusan ada keseimbang-an soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan (ASK)
  • Di jenjang SD pembelajaranTematik Terpadu untuk kelas I-VI.
  • Jumlah jam pelajaran per minggu lebih banyak dan jumlah mata pelajaran lebih sedikit dibanding Kurikulum 2006.
  • Aspek kompetensi lulusan ada keseimbang-an soft skills dan hard skills yang meliputi aspek kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan (ASK)
  • Di jenjang SD pembelajaranTematik Terpadu untuk kelas I-VI.
  • Jumlah jam pelajaran per minggu lebih banyak dan jumlah mata pelajaran lebih sedikit dibanding Kurikulum 2006.
  • TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi) bukan sebagai mata pelajaran, melainkan sebagai media pembelajaran
  • Standar penilaian menggunakan penilaian otentik, yaitu mengukur semua kompetensi sikap, keterampilan, dan pengetahuan berdasarkan proses dan hasil.
  • Pramuka menjadi Ekstra Kurikuler wajib.
Prof. Suyanto, Ph.D. (Ketua Umum DPP IKA UNY, Ketua Tim Evaluasi Kurikulum 2013).
Makalah disampaikan pada Seminar Nasional 2015 “Guru dalam Dinamika Implementasi Kurikulum 2013″ Sabtu 25 April 2015 di Aula KPLT Lantai 3 FT UNY.

 

Selengkapnya dapat di dibaca/unduh melalui linkĀ di bawah ini:

 

Tantangan Profesionalisme Guru dalam Implementasi Kurikulum

This entry was posted in . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *